Update Latihan Soal TKA SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA/MAK.

Latihan Try Out Prediksi Soal SNBT 2026 Tes Potensi Skolastik Kemampuan Penalaran Umum Silogisme

Sahabat Sangkolan, Berikut ini adalah Latihan Try Out Prediksi Soal SNBT 2026 Tes Potensi Skolastik Kemampuan Penalaran Umum Silogisme.

Ujian Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) merupakan salah satu tahapan penting yang menentukan perjalanan pendidikan calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Dalam proses seleksi ini, kemampuan penalaran umum menjadi salah satu komponen utama yang mengukur daya pikir logis, analitis, dan kritis peserta. Melihat pentingnya aspek tersebut, artikel berita ini hadir dengan judul “Latihan Try Out Prediksi Soal SNBT 2026 Tes Potensi Skolastik Kemampuan Penalaran Umum Silogisme” sebagai upaya membantu pembaca memahami karakteristik soal dan strategi penyelesaiannya.

Latihan Try Out Prediksi Soal SNBT 2026 Tes Potensi Skolastik Kemampuan Penalaran Umum Silogisme

Latihan Try Out Prediksi Soal SNBT 2026 Tes Potensi Skolastik Kemampuan Penalaran Umum Silogisme


Latihan Soal Silogisme Dasar - Lentera Cendekia
Latihan Soal TPS

Penalaran Umum

Topik: Silogisme Dasar (Penarikan Kesimpulan)

1

Premis 1: Semua atlet profesional menjaga pola makan yang sehat.
Premis 2: Sebagian mahasiswa adalah atlet profesional.

Kesimpulan yang paling tepat adalah...

Pola Makan Sehat Atlet Mhs

Sumber: SBMPTN (Penarikan Kesimpulan)

Pembahasan:

Pola Logika: Semua A adalah B. Sebagian C adalah A.
Maka kesimpulannya: Sebagian C adalah B.
- A = Atlet Profesional
- B = Menjaga pola makan
- C = Mahasiswa
Karena sebagian mahasiswa adalah atlet (masuk lingkaran Atlet), dan semua atlet ada di dalam lingkaran "Pola Makan Sehat", maka sebagian mahasiswa pasti berada di dalam lingkaran "Pola Makan Sehat".
Catatan: Opsi B mungkin benar secara realita, tapi secara logika silogisme dari premis yang diberikan, kesimpulan positif (C) lebih langsung didapat dari irisan himpunan.

Jawaban: C

2

Premis 1: Jika harga BBM naik, maka harga bahan pokok naik.
Premis 2: Jika harga bahan pokok naik, maka daya beli masyarakat turun.
Fakta: Daya beli masyarakat tidak turun.

Kesimpulan yang sah adalah...

BBM ⬆️ Pokok ⬆️ Daya Beli ⬇️

Sumber: Logika Matematika (Implikasi)

Pembahasan:

Pola Logika: Silogisme Hipotesis & Modus Tollens.
1. p → q (Jika BBM naik, Pokok naik)
2. q → r (Jika Pokok naik, Daya Beli turun)
Dari 1 dan 2 diperoleh: p → r (Jika BBM naik, Daya Beli turun).
3. Fakta: ~r (Daya beli TIDAK turun).
Modus Tollens: Jika p → r benar dan ~r terjadi, maka kesimpulannya adalah ~p.
Kesimpulan: Harga BBM tidak naik.

Jawaban: E

3

(Pilihan Ganda Kompleks)
Premis 1: Semua anggota Klub Debat harus rajin membaca.
Premis 2: Tidak ada orang yang rajin membaca yang wawasannya sempit.
Premis 3: Andi adalah anggota Klub Debat.

Manakah kesimpulan yang VALID berdasarkan premis di atas? (Pilih lebih dari satu)

Wawasan Sempit Rajin Membaca Klub Debat Andi

Sumber: Penalaran Logis (Silogisme Kategorial)

Pembahasan:
  • Andi anggota Klub Debat → Andi rajin membaca (Premis 1). Jadi B Benar.
  • Rajin membaca → TIDAK berwawasan sempit (Premis 2).
  • Maka, Andi → Tidak berwawasan sempit. Jadi C Benar.
  • Karena semua anggota Klub Debat rajin membaca, dan semua yang rajin membaca tidak berwawasan sempit, maka Tidak ada anggota Klub Debat yang berwawasan sempit. Jadi D Benar.
  • Opsi A salah karena bertentangan dengan kesimpulan C.
  • Opsi E salah karena himpunan Klub Debat dan Wawasan Sempit terpisah (disjoint).

Kunci Jawaban yang Tepat: B, C, D

4

Premis 1: Tidak ada hewan herbivora yang memakan daging.
Premis 2: Semua Kucing memakan daging.

Kesimpulan yang sah adalah...

Sumber: Logika Deduktif (Negasi)

Pembahasan:

Pola Logika:
1. Semua Herbivora → Bukan Pemakan Daging (H → ~D).
(Ekuivalen dengan: Jika Pemakan Daging → Bukan Herbivora (D → ~H)).
2. Semua Kucing → Pemakan Daging (K → D).
Silogisme: K → D dan D → ~H.
Kesimpulan: K → ~H (Semua Kucing bukan Herbivora).

Jawaban: D

5

Rina pergi ke sekolah naik bus atau diantar ayah. Jika Rina naik bus, dia sampai di sekolah pukul 07.00. Jika diantar ayah, dia sampai di sekolah pukul 06.45. Hari ini Rina sampai di sekolah pukul 06.50.

Sumber: Adaptasi Soal TPA (Logika Analisis)

Pembahasan:

Premis:
1. Naik Bus (B) → Sampai 07.00.
2. Diantar Ayah (A) → Sampai 06.45.
3. Fakta: Sampai 06.50.
Analisis:
- Karena tidak sampai 07.00, maka Rina tidak naik bus (Modus Tollens pada premis 1).
- Karena tidak sampai 06.45, maka Rina tidak diantar ayah (Modus Tollens pada premis 2).
Maka kesimpulannya: Rina menggunakan cara lain (tidak naik bus DAN tidak diantar ayah).

Jawaban: B

Link Download
Link Download
snbt,snbt 2026,2026,tryout snbt,latihan snbt,prediksi snbt,soal snbt,prediksi soal snbt 2026,soal snbt 2026,

Demikian artikel terbaru kami , Semoga Bermanfaat.

Baca Juga :

Baca Juga

Gabung Grup Guru Berbagi 

WA : https://bit.ly/3NeVa0Z 

Tele : https://bit.ly/3AYIXWZ

Post a Comment for "Latihan Try Out Prediksi Soal SNBT 2026 Tes Potensi Skolastik Kemampuan Penalaran Umum Silogisme"