Formasi CPNS dan PPPK 2021 Jauh dibawah Target, Apa Kabar Guru Tidak Kebagian Formasi ?

Sangkolan.com – Formasi CPNS dan PPPK 2021 Jauh dibawah Target. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengumumkan formasi CPNS dan PPPK 2021 telah mencapai 698.618.

Baca Juga : Materi Tes PPPK Lengkap Beserta Penjelasan dan Latihan Soal

Angka ini jauh dari target awal pemerintah yakni 1,3 juta ASN baik untuk CPNS ataupun PPPK.

“Pengadaan ASN tahun ini menggunakan sistem merit di mana formasi yang sudah kami tetapkan sebanyak 698.618,” ujarnya seperti yang kami kutip dari jpnn.

Baca Juga : Link Twibbon Save Palestina Sebagai Bentuk Dukungan Moral Kemanusiaan

Dijelaskannya, 698.618 pegawai itu terdiri dari calon pegawai negeri sipil dan sekolah kedinasan, PPPK non-guru, dan guru PPPK.

Disebutkan bahwa instansi yang menerima formasi ASN ada 56 instansi, termasuk 8 sekolah kedinasan di 494 kabupaten/kota.

Mantan menteri dalam negeri itu menegaskan, ditetapkannya formasi CPNS dan PPPK pada 2021 didasarkan pada kebutuhan , bukan keinginan.

Nantinya ASN yang lulus seleksi akan benar-benar profesional dan tidak duduk manis di belakang meja.

Mengingat saat ini, dari 4,2 juta PNS, 1,6 juta merupakan tenaga administrasi.

Baca Juga : Modul Belajar Mandiri PPPK Lengkap Semua Mapel

Sebelumnya MenPAN-RB mengumumkan bahwa pemerintah akan mempekerjakan sekitar 1,3 juta PNS dan PPPK.

Dimana 1 juta didedikasikan untuk guru PPKK. Kemudian 300 ribu untuk CPNS dan PPPK non-guru.

MenPAN-RB juga menyatakan saat itu bahwa 1,3 juta rekrutmen ASN pada tahun 2021 merupakan rekrutmen ASN terbesar yang pernah ada di Indonesia.

Prediksi Soal Tes Wawancara PPPK 2021 

Formasi CPNS dan PPPK Jauh dibawahTarget
Formasi CPNS dan PPPK Jauh dibawahTarget

baca juga : Prediksi Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2021 Update 34 Provinsi

Informasi Penting terkait Pendaftaran PPPK 2021

Kabar simpang siur terkait ketentuan pendaftaran PPPK 2021 untuk formasi guru akhirnya mulai terang.

Semua guru honorer, baik guru K2 maupun non honorer yang bekerja di sekolah negeri, dapat mengikuti PPPK 2021. Hal tersebut disampaikan oleh ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CASN, Bima Haria Wibisana.

Meski di daerahnya tidak ada formasi, semua guru honorer bisa mengikuti seleksi PPPK 2021. Tetapi, mekanisme seleksi PPPK bagi guru honorer yang di daerahnya tidak terdapat formasi masih terus dibahas.

“Seluruh guru honorer bisa mendaftar PPPK 2021. Namun apakah mereka hanya bisa ikut seleksi kesempatan ke-3 atau mulai dari yang pertama, masih didiskusikan. Jadi belum final ya,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa seleksi PPPK guru terdapat 3 tahap yang diikuti oleh Guru Honorer K2, Guru Sekolah Negeri, Guru Sekolah Swasta dan Lulusan PPPG.

Prediksi Soal Tes Kompetensi Integritas PPPK 2021

Tes PPPK tahap 1 hanya untuk Guru Honorer di sekolah negeri dan K2 dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Jika ada formasi di sekolah anda masing-masing berarti anda harus melamar di instansi/sekolah masing-masing.

Prediksi Soal Tes Kompetensi Sosio kultural PPPK 2021

2. Jika tidak ada formasi di sekolah anda berarti *boleh* melamar di sekolah lain. Contoh Pak Andi honorer di SD A tetapi di SD A tidak ada formasi, yang ada formasi di SD B, maka Pak Andi boleh daftar di SD B.

3. Jika di sekolah anda ada formasi tetapi kualifikasi tidak sesuai contoh guru SD tapi ijazah tidak linier, Bahasa Inggris atau lainnya maka mendaftar di formasi yang sesuai kualifikasi pendidikannya. Contoh Pak Andi honorer di SD A tetapi memiliki ijazah IPA, maka Pak Andi tidak boleh mendaftar di SD A tetapi ikut di formasi SMP yang membuka formasi ijazah IPA.

Prediksi Soal Tes Kompetensi Manajerial PPPK 2021

4. Ada 3 guru honorer di SD A, di SD A formasinya tersedia 1, maka 3 guru ini harus mendaftar di SD A. Mereka tidak bisa mendaftar di SD lain. 1 peserta akan mengisi kekosongan formasi sementara 2 yang tidak lolos masih bisa ikut tes tahap 2 dan 3.

5. Tes tahap 1 dan 2 tidak boleh lintas kabupaten. Tes tahap 3 boleh lintas kabupaten.

Prediksi Soal Tes Kompetensi Teknis masing-masing mata pelajaran