Mahasiswa UTM Lakukan Audiensi Terkait Pengusulan Asrama Mahasiswa Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19

Sangkolan.com – Audiensi Pengusulan Asrama Mahasiswa UTM Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19, Semakin merebaknya penyebaran kasus positif covid-19 di kabupaten Bangkalan, Madura, membuat pemerintah kabupaten kalang kabut karena tempat isolasi yang disediakan sudah penuh. Asrama Mahasiswa Kampus Universitas Trunojoyo (UTM) direncanakan jadi tempat karantina pasien covid-19.

baca juga : Klasemen EURO 2021 dan Daftar Topskorer Per 17 Juni

Terkait hal tersebut, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trunojoyo yang mengatasnamakan Aliansi Trunojoyo Bergerak melakukan audiensi kepada pihak pimpinan Kampus.

baca juga : Jadwal Copa America 2021 Terbaru

Mahasiswa UTM Lakukan Audiensi Pengusulan Asrama Mahasiswa Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19

baca juga : Nonton Piala Eropa 2021 Gratis di Aplikasi Android

Audiensi dimulai pukul 14.20 sampai dengan pukul 15.30 waktu setempat yang berlangsung di Ruang Rapat 01, Lantai 4, Gedung Pusat Terpadu, Universitas Trunojoyo Madura.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Wakil Rektor Tiga, Bidang Kemahasiswaan, Ketua Pendidikan Karakter (Direktur Asrama), Hubungan Masyarakat (HUMAS) Serta dari perwakilan Mahasiswa.

Ach. Faiq Selaku Presiden Mahasiswa UTM menyampaikan Kenapa harus Asrama UTM yang dijadikan sebagai tempat isolasi OTG Covid 19? Apakah tidak ada Gedung lain yang bisa digunakan selain Asrama UTM? Sedangkan kita ketahui bersama banyak gedung di Bangkalan yang masih terbengkalai dan tidak digunakan secara efektif seperti Gedung DPRD yang baru.

“Apakah ada jaminan kepada pihak yang terdampak atas digunakannya asrama sebagai tempat isolasi OTG covid 19? Karena melihat dampaknya pasti banyak pihak yang dirugikan terutama mahasiswa dan masyarakat Telang”, Jelasnya.

Muncul juga pernyataan dari perwakilan mahasiswa yang Wahid,”Kenapa bukan NHM Bangkalan yang dijadikan sebagai tempat isolasi OTG Covid 19? Padahal di NHM sendiri terdapat Asrama serta sarana dan prasarana yang memenuhi syarat untuk dijadikan tempat OTG Covid 19″.

Menanggapi pertanyaan dan pernyataan yang bertubi dari perwakilan mahasiswa, Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Muh. Syarif memberikan klarifikasi langsung.

“Sebenarnya pada awal covid 19 menyebar di Bangkalan dan masuk Zona Merah, UTM sudah dijadikan sebagai opsi untuk dijadikan tempat isolasi. Hanya saja dari pihak UTM menolak karena masih banyak gedung lain yang dapat digunakan serta covid 19 yang ada di Bangkalan dapat dikatakan masih stabil”, Ucapnya.

Muh. Syarif mengatakan bahwa pada saat ini UTM bersedia dijadikan sebagai tempat isolasi covid 19 karena Bangkalan sudah masuk Zona hitam dan Rumah Sakit yang ada dibangkalan sudah penuh ditambah lagi tempat isolasi untuk pasien Covid-19 seperti Balai Diklat sudah hampir penuh sehingga satu-satunya tempat yang dalam waktu singkat bisa digunakan yakni Gedung Asrama di UTM.

“Hal ini saya sudah sampaikan ke Dirjen Dikti atas persetujuan Bupati Bangkalan dan Gubernur Jawa Timur” lanjutnya.

Selain hal tersebut, Mahasiswa tidak perlu khawatir jika Asrama UTM dijadikan sebagai tempat isolasi karena nanti akan ada pembatas seperti seng/ portal antara Asrama dengan Gedung Kampus.

Kemudian untuk pintu masuk asrama akan menggunakan sawah timur kampus sebagai jalan utama, dan masyarakat yang sawahnya dijadikan sebagai akses jalan tidak perlu khawatir karena nanti akan ada ganti rugi dari Pemerintah Daerah bagi masyarakat yang sawahnya digunakan sebagai akses masuk Asrama.

Pimpinan akan meningkatkan status WFH menjadi 90% sebagai langkah untuk meminimalisir kerumunan dan penyebaran covid 19.

Dasar yang memperkuat Asrama dijadikan tempat isolasi OTG adalah karena dasar kemanusiaan dan UTM merupakan lembaga pemerintah sehingga tidak bisa menolak permintaan dari pemerintah.

Saat ini mahasiswa yang masih ada di Asrama akan dihimbau kembali ke daerah masing-masing terutama bagi mahasiwa yang berasal dari pulau Jawa.

Terkait dampak dari Asrama yang akan dijadikan tempat isolasi covid 19 terhadap perekonomian masyarakat telang akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur agar dapat memberikan solusi sehingga semua pihak tidak ada yang dirugikan.

sumber: Press Release Hasil Audiensi Tentang Asrama Mahasiswa Utm Digunakan Sebagai Ruang Isolasi Orang Tanpa Gejala Covid-19 Bersama Pihak Rektorium Universitas Trunojoyo Madura

baca juga : Kebijakan Kemendikbud Bagi Guru Honorer Tanpa Formasi PPPK 2021