Niat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal dan Keutamaanya.

Sangkolan.com – Apa itu Puasa Syawal ? Bagaimana Niat Puasa Syawal ? Bagaimana sih Cara Puasa Syawal ? dan Apa Keutamaan Puasa Syawal ?. Mungkin beberapa pertanyaan ini yang terlintas di pikiran anda ketika mendengar puasa syawal.

Puasa Syawal adalah salah satu puasa sunnah yang dianjurkan karena ada keutamaan di dalamnya.

Kapan Pelaksanaam Puasa Syawal ? Puasa syawal adalah puasa sunnah yang dilaksanaan 6 hari setelah Hari Raya Lebaran Idul Fitri.

Twibbon Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Niat-Puasa-Syawal-Tata-Cara-Puasa-dan-Keutamaanya
Niat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa dan Keutamaanya.

Puasa Syawal menurut jumhur ulama, selain madzhab al-Malikiyah, menyandarkan pendapat mereka bahwa puasa 6 hari syawal itu dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahih-nya.

Diriwayatkan dari sahabat Abu Ayyub al-Anshariy, bahwa Nabi SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Divorce and Health Insurance Benefits

“siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh” (HR Muslim, Kitab al-Shiyam, Bab Kesunahan puasa 6 hari syawal)

Dalam hadits sahabat Abu Ayyub al-Anshariy ini ada pahala yang dijanjikan oleh Allah swt kepada muslim tapi tanpa ada ancaman untuk mereka yang tidak mengerjakan.

Artinya ini adalah anjuran, yang berarti sebuah kesunnahan. Dan bukan sebuah kewajiban karena tidak ada ancaman dalam meninggalkannya.

Cara Cepat Menggabungkan File PDF Online Tanpa Aplikasi

Niat Puasa Syawal

Para ulama menyepakati ketentuan untuk berniat sejak sebelum terbitnya fajar hanya berlaku bagi puasa yang hukumnya fardhu, seperti puasa Ramadhan, puasa qadha’ Ramadhan, puasa nadzar dan puasa kaffarah.

Namun untuk puasa yang bukan fardhu atau puasa sunnah, para ulama sepakat tidak mensyaratkan niat sebelum terbit fajar.

Artinya boleh berniat puasa meski telah siang hari asal belum makan, minum atau mengerjakan sesuatu yang membatalkan puasa.

Berikut Niat Puasa Syawal, Arab, Latin, Arti:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali lillaahi ta’aala

“Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.

Niat Sekaligus 6 hari Puasa Syawal

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺻَﻮْﻡَ ﻏَﺪٍ ﻋَﻦْ ِﺳﺘَﺔٍ ِﻣﻦْ ﺷَﻮَﺍﻝٍ ﺳُﻨَﺔً ِﻟﻠَﻪ ﺗَﻌَﺎﻟَﻲ

Nawaitu Shauma Ghadin ‘Ansittatin Min Syawaali Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa.

 

“Aku niat berpuasa sunnah 6 Hari bulan Syawal karena Allah Ta’ala”.

Inilah Daftar 11 Aplikasi Jahat Di HP Android yang Bisa Ambil Data Pribadi Pengguna

Cara Puasa Syawal

Sebelum menjalankan ibadah puasa Syawal, Muslim harus terlebih dulu mengetahui tata caranya. Berikut di antaranya:

1. Membaca Niat Puasa

Meski boleh membaca niat puasa Syawal ketika pagi hari karena lupa, sebaiknya niat Puasa Syawal  dilakukan di malam hari berbarengan dengan makan sahur atau sebelum terbit fajar.

2. Makan Sahur

Salah satu sunnah puasa yakni makan sahur. Sebab, dalam sahur ada keberkahan dan mendapat pahala. Namun tidak masalah jika tidak sahur karena lupa ketiduran.

Imam Ibn Hajar rahimahullah menjelaskan tentang keberkahan dalam sahur, ditinjau dari berbagai sisi, sebagai berikut :

– Mengikuti sunnah Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

– Pembeda dengan puasa ahli kitab, berdasarkan hadits dari Amru bin Al Ash dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab ialah makan sahur” (HR. Muslim).

– Menguatkan badan dalam melaksanakan ibadah puasa.

3. Menahan Diri dari yang Membatalkan Puasa

Agar puasa Syawal yang dijalankan tidak sia-sia harus bisa menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa antara lain makan, minum, bersenggama, dan hal-hal lainnya yang dapat membatalkan puasa.

4. Berbuka Puasa

Salah satu kesunahan puasa lainnya yakni menyegerakan berbuka puasa. Jika sudah waktunya berbuka dianjurkan untuk membatalkan puasa meski hanya dengan seteguk air.

Unduh Twibbon Ucapan Idul Fitri 1443 H 2022 Versi Kemenag dan Kemendikbud

Keutamaan Puasa Syawal

Menurut Ibnu Rajab al-Hambali, keutamaan puasa enam hari pada Syawal antara lain menggenapkan pahala puasa Ramadlan menjadi setahun penuh.

Selain itu, kedudukan puasa sunah pada Sya’ban dan Syawal terhadap puasa Ramadlan untuk menutupi kekurangan yang mungkin terjadi pada pelaksanaan puasa Ramadlan.

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.” (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini shahih). source : inews

Demikian informasi kami kali ini mengenai Inilah Niat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa dan Keutamaanya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.