Pahami 50 Istilah Saham Ini Agar Mudah Bermain Saham

Sangkolan.com – 50 Istilah Saham ini wajib diketahui bagi anda para pemula di dunia Saham. Jika anda berniat memasuki dunia investasi anda wajib memahami beberapa istilah penting ini.

baca juga : Investasi Saham Vs Trading Saham Apa Bedanya ?

Apabila anda ingin menanam dana pada instrumen saham dan berinvestasi di pasar modal, secara tidak langsung anda harus paham istilah-istilah yang digunakan.

Memahami istilah pada dunia saham bisa menghindari anda dari praktik penipuan dalam berinvestasi.

baca juga : Aplikasi Trading Saham Terbaik untuk Pemula

Pahami 50 Istilah Saham Ini Agar Mudah Bermain Saham
Pahami 50 Istilah Saham Ini Agar Mudah Bermain Saham

Berikut ini adalah istilah dasar yang ada dalam dunia saham dan pasar modal. Istilah-istilah ini kami rangkum dari korporasibisnis.

After Hours Trading
After Hours Trading adalah proses perdagangan saham yang dilakukan setelah jam kerja.

Annual Report
Annual Report adalah laporan yang berisi informasi mengenai keuangan, Riwayat, kompetisi, risiko dan semua yang perlu diketahui dari perusahaan yang akan tanamkan modal. Ada baiknya jika Anda mencari tahu laporan tahunannya terlebih dahulu sebelum membeli saham.

Auto Reject
Auto reject adalah penolakan secara umum oleh Jakarta Automated Trading System (JATS) terhadap penawaran jual atau permintaan beli efek karena melampaui batasan harga oleh bursa.

baca juga : Bisnis SPBU Pertamina, Ini Syarat Dan Cara Mendirikannya

Ask Price
Ask Price adalah harga terendah yang akan diterima oleh investor. Jika Anda adalah pembeli, maka ini adalah harga terendah dari saham.

Bullish
Bullish adalah suatu keadaan dimana kecenderungan naiknya harga saham dalam waktu tertentu.

Bearish atau Bear Market
Bear Market adalah suatu keadaan dimana kecenderungan harga saham turun untuk waktu yang cukup lama.

Beta
Beta merupakan istilah dari takaran risiko saham kepada pasar

baca juga : Dowload Video TikTok Tanpa Watermark Online Android dan Iphone, TikTok Video Downloader

Buyback
Buyback merupakan kegiatan membeli kembali saham-saham yang dimiliki publik oleh emiten atau perusahaan yang menerbitkan saham tersebut sehingga kepemilikan saham kembali ke tangan perusahaan.

Broker
Broker atau Perusahan Saham adalah pihak perantara antara investor dan pasar modal dalam transaksi jual-beli saham. Untuk membeli ataupun menjual saham, Anda membutuhkan bantuan perusahaan sekuritas yang memang memiliki wewenang untuk menjalankan transaksi tersebut. Selain itu pihak perusahaan sekuritas juga akan memberikan rekomendasi saham potensial pada investor.

Bid
Bid adalah harga tertinggi yang akan dibayar oleh para pembeli. Jika Anda berniat menjual, maka ini merupakan harga tertinggi yang bisa Anda patok untuk menjual.

baca juga : Kumpulan Link Twibbon Dino Merah Hijau Kuning Bucin Kuadrat

Blue Chip
Blue Chip adalah istilah saham yang dijual oleh perusahaan yang sangat besar dan dikenal banyak orang dan memiliki reputasi serta riwayat kinerja keuangan yang baik. Dengan kapitalis pasar mencapai diatas Rp10 triliun, saham blue chip memiliki peran untuk menggerakkan IHSG.

Bursa Efek
Bursa Efek merupakan pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka.

Call
Call adalah sebuah opsi yang memberi Anda hak untuk membeli saham dari investor yang menjual opsi call kepada Anda pada harga yang sudah ditentukan atau sebelum tanggal yang ditentukan.

Close Price
Cloce Price merupakan harga terakhir dari saham di penghujung hari tersebut.

baca juga : Cara Cepat Menggabungkan File PDF Online Tanpa Aplikasi

Cut Loss
Cut Loss adalah upaya atau inisiasi yang dilakukan investor untuk membatasi kerugian dengan cara menjual saham karena harga saham bergerak berlawanan atau terus menurun.

Capital Gain
Capital Gain adalah istilah dalam perdagangan saham yang berarti keuntungan yang diperoleh karena adanya kenaikan harga jual daripada harga beli suatu efek.

Capital Loss
Capital Loss sendiri adalah kebalikan dari Capital Gain, yang berarti penurunan harga jual dan merugi.

Day Trading
Day Trading merupakan kegiatan dimana membeli dan menjual saham dilakukan pada hari yang sama.

Diversifikasi
Diversifikasi merupakan tindakan menanam modal pada bermacam aset dengan membeli saham dari berbagai perusahaan yang bergerak dalam berbagai macam bidang usaha.

Defensive Stock
Defensive Stocks merupakan istilah yang berasal dari perusahaan yang dianggap aman dan stabil dan sudah berdiri lama dan bisa membayar para pemegang sahamnya secara teratur.

baca juga : Cara Hapus Background Foto Sekali Klik Tanpa Aplikasi

Dividen
Dividen adalah bagian laba atau pendapatan perusahaan yang ditetapkan oleh direksi, dan disahkan oleh rapat pemegang saham untuk dibagikan kepada pemegang saham. Pembayarannya diatur berdasarkan ketentuan yang berlaku pada jenis saham yang telah ada dan ditetapkan.

Dividen Payout Ratio
Dividen Payout Ratio merupakan presentase tertentu dari laba perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kas kepada pemegang saham.

Dividen Yield
Dividen Yield merupakan jumlah dividen tahunan dari suatu perusahaan yang dinyatakan dalam persentase dari harga pasar terakhir dari saham perusahaan tersebut.

Delisting
Delisting adalah penghapusan sebuah perusahaan dalam pencatatan di papan bursa, itu berarti saham perusahaan yang sudah delisting akan otomatis tidak lagi dijual di bursa.

baca juga : Cara Lapor Pajak Online Untuk Guru GTT/PTT dengan Aplikasi e-filing

Efek
Efek adalah surat berharga yang diperjual-belikan dalam pasar modal, seperti saham, obligasi, surat pengakuan utang, surat berharga komersial, tanda bukti utang, kontrak berjangka atas efek, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, dan setiap derivatif dari efek lainnya.

Emiten
Emiten adalah perusahaan yang menawarkan efek pada investor melalui Penawaran Umum yang terbuka untuk publik.

Ekuitas
Ekuitas merupakan saham yang kepemilikannya adalah sebuah perusahaan.

Face Value
Face Value adalah nilai dari saham yang telah ditentukan oleh pihak atau perusahaan disaat saham tersebut dilepas.

Gross
Gross merupakan istilah saham untuk seluruh jumlah yang dibayarkan sebelum dikurangi pajak.

Halting
Halting adalah penghentian perdagangan sementara seluruh perdagangan saham karena kenaikan atau penurunan harga yang signifikan tanpa informasi yang relevan.

Hedge
Hedge merupakan investasi untuk mengurangi risiko pergerakan harga pada aset.

baca juga : 4 Right Steps to Buy Stocks for Beginners

IHSG
IHSG adalah kepanjangan dari Indeks Harga Saham Gabungan yang berarti indikator pergerakan seluruh harga saham yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IPO
IPO atau Initial Public Offering merupakan penawaran perdana dari perusahaan yang baru terdaftar dalam bursa efek dan dilepas kepada publik.

Kustodian
Kustodian adalah pihak yang menjadi tempat untuk menyimpan dana, dividen, bunga, dan lain-lain dalam proses transaksi jual-beli saham.

Kuotasi
Kuotasi merupakan istilah saham untuk harga terakhir dimana penanaman modal dilakukan.

Listing
Listing merupakan pencatatan perusahaan dalam papan pencatatan bursa.

Likuidasi
Likuidasi adalah sebuah tindakan di mana perusahaan menjual semua asetnya dengan tujuan untuk memperoleh uang.

Limit Order
Limit Order adalah tindakan yang dilakukan agar pesanan diselesaikan pada harga yang sudah dibatasi dalam membeli dan menjual saham.

Middle Cap
Middle Cap merupakan saham lapis kedua dengan kapitalis pasar antara Rp500 miliar sampai dengan Rp10 triliun. Harganya cenderung stabil dan biasanya merupakan saham yang berasal dari perusahaan yang masih berkembang.

Opsi
Opsi adalah hak untuk membeli ataupun menjual saham pada waktu yang telah ditentukan.

OTC
OTC atau Over the Counter Market adalah sebuah pasar saham di luar bursa yang sudah ada. Saham yang dijual merupakan saham tak terdaftar yang disebut sebagai Over The Counter Bulletin Board.

Profit Taking
Profit Taking adalah aksi pengambilan keuntungan oleh investor dengan cara menjual seluruh atau sebagian saham yang dimilikinya saat harganya sedang lebih tinggi daripada harga beli.

Price Earning Ratio
Price Earning Ratio merupakan rasio yang sering digunakan untuk mengetahui apakah sebuah saham dihargai terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Portofolio
Portfolio merupakan kumpulan investasi yang dilakukan oleh perorangan atau perusahaan.

Rally
Rally adalah masa dimana terjadi peningkatan secara tajam akan saham, indeks, maupun surat berharga.

Stop Loss
Stop Loss adalah teknik memasang order yang dibaca otomatis oleh sistem saat posisi harga saham menyentuh level tertentu. Jadi transaksi akan terjadi secara otomatis saat sebuah saham berada di kisaran harga yang sesuai dengan pengaturan yang dibuat.

Suspend
Suspend merupakan penghentian seluruh perdagangan saham yang ditarik oleh Jakarta Automated Trading System (JATS) dalam kurun waktu tertentu.

Stock Symbol
Stock Symbol merupakan rangkaian huruf, angka atau keduanya yang mewakili sebuah perusahaan yang menjual sahamnya di bursa saham.

Volume
Volume adalah istilah untuk jumlah lembar saham yang berpindah tangan antara penjual dan pembeli saham pada tiap harinya.

Yield
Yield adalah istilah saham untuk persentase pendapatan kotor yang dibagi dengan harga saham. Semakin tinggi yield suatu perusahaan, semakin perusahaan tersebut terancam kondisinya.

Demikian Postingan kami kali ini mengenai Pahami 50 Istilah Saham Ini Agar Mudah Bermain Saham. Anda tertarik memasuki dunia saham dan pasar modal?. Semoga bermanfaat.