Tak Hanya Guru Honorer Negeri, Sekolah Swasta Kelimpungan Akibat PPPK Tahap 2

Sangkolan.com – Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru Tahun 2021 ini menimbulkan polemik baru, alih-alih menuntaskan permasalahan Guru Honorer Negeri yang selama ini menjadi topik utama dalam setian Seleksi ASN. Timbul permasalahan Guru Honorer Negeri yang tersingkir setelah puluhan tahun mengabdi tergeser oleh Guru Swasta yang punya kartu sakti Sertifikat Pendidik (Serdik).

Efek Seleksi PPPK Guru yang tidak tepat sasaran kini menimbulkan permasalahn baru, Guru Honorer secara tidak langsung harus tersingkir karena Jam mengajar harus direlakan pada Guru PPPK baru yang mengisi formasi, sedangkan Sekolah Swasta kelimpungan harus kehilangan Guru-guru terbaik mereka selama ini.

Ketum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Nasional, Saur Pandjaitan mengungkapkan rekrutmen PPPK tahap 2 mulai makan korban termasuk untuk guru swasta.

Tak Hanya Guru Honorer Negeri, Sekolah Swasta Kelimpungan Akibat PPPK Tahap 2
Tak Hanya Guru Honorer Negeri, Sekolah Swasta Kelimpungan Akibat PPPK Tahap 2

Live Streaming AFF SUZUKI Cup 2021 Indonesia vs Singapore, Prediction and H2H

Korbannya bukan hanya guru honorer negeri, tetapi juga sekolah swasta.

Dia menyebutkan guru-guru terbaik mereka harus berpindah ke sekolah negeri. Di sisi lain, guru honorer di sekolah negeri tersingkir dari tempat pengabdiannya sehingga kebijakan tersebut merugikan dua pihak.

“Saya mengapresiasi upaya Kemendikbudristek untuk mengangkat kesejahteraan guru honorer negeri maupun swasta lewat rekrutmen PPPK. Namun, ada kelemahannya,” kata Ki Saur, sapaan akrab Saur, kepada JPNN.com, Kamis (23/12).

Kabar Gembira Jadwal Penetapan NIP PPPK Guru 2021 Sudah Dirilis BKN, Segera Siapkan Dokumen Berikut

Kelemahan yang dimaksud Ki Saur adalah penempatan guru PPPK hanya untuk sekolah negeri. Alhasil sekolah-sekolah negeri kehilangan guru yang sudah dibinanya bertahun-tahun.

Untuk mendapatkan guru bersertifikasi pendidik (berserdik), sekolah swasta intens memberikan pelatihan.

Ki Saur tidak memungkiri kualitas guru swasta lebih tinggi karena yayasan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas gurunya.

  Syaiful Huda : Prioritaskan Guru Honorer Negeri jadi PPPK, Itu Baru Fair

Namun, upaya tersebut berubah setelah ada rekrutmen PPPK guru.

Link Download Hasil Seleksi Kompetensi Tahap 2 PPPK Guru Tahun 2021 Kabupaten Kota se Indonesia

“Sumbernya ini di UU Aparatur Sipil Negara. Undang-undang ini yang mengharuskan ASN baik PNS maupun PPPK mengabdi di instansi pemerintah,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut merugikan sekolah swasta maupun guru honorer negeri. Sekolah swasta harus merekrut dan melatih kembali para gurunya.

Dia menyebutkan sekolah-sekolah swasta sudah mulai mengajukan protes. Ini karena banyak sekolah yang kehilangan gurunya. Bahkan, ada sekolah yang hampir seluruh gurunya lulus PPPK.

“Ini secepatnya harus dicarikan solusi. Sekali lagi jangan biarkan guru negeri dan swasta bermusuhan karena kebijakan PPPK ini,” pungkasnya.

sumber;JPNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.